Super Tim di Belakang Patrick Kluivert Demi Garuda Mendunia

Avatar photo

- Editor

Kamis, 13 Maret 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dibantu dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat yang bertugas untuk urusan taktik dan strategi dan 6 asisten pelatih lainnya.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dibantu dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat yang bertugas untuk urusan taktik dan strategi dan 6 asisten pelatih lainnya.

Infobeken.com, JAKARTA, — Patrick Kluivert mendapat dukungan super tim demi membawa Timnas Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Tak tanggung tanggung Patrick Kluivert membawa para pelatih dan asisten pelatih berkualitas dari Belanda untuk menyiapkan skuat Merah Putih menghadapi dua laga krusial melawan Australia dan menjamu Bahrain Maret 2025.

 

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tidak hanya dibantu dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat yang bertugas untuk urusan taktik dan strategi. Di belakang pelatih Belanda itu, terdapat super tim dengan spesialisasi tugas masing-masing. Mereka menjadi tulang punggung dalam membentuk dan menjaga kesehatan, serta kebugaran fisik pemain Timnas Indonesia.

 

Super Tim yang terdiri dari 6 orang tersebut bertugas di belakang layar atau membantu semua kebutuhan yang diperlukan oleh Patrick Kluivert, Danny Lanzaat dan Alex Pastoor. Mereka terdiri dari pelatih fisik Quentin Jacoba. Dua orang fisioterapis, yakni Leo Echteld dan Chesley ten Oever. Seorang video analis, Jordy Kluitenberg, dua orang team developer yang terdiri dari, Bram Verbruggen dan Regi Blinker.

 

Berikut Keenam Profil Anggota Super Tim tersebut.

  1. Quentin Jacoba:

Pelatih fisik yang sudah bekerjasama dengan Patrick Kluivert ketika mengisi posisi serupa di Timnas Curacao. Quentin memiliki latar belakang sebagai mantan pemain sepak bola profesional, dengan pengalaman bermain di klub-klub Belanda seperti FC Eindhoven dan Kozakken Boys. Ia juga pernah memperkuat Timnas Curacao dengan sembilan caps antara tahun 2016 dan 2020.

Quentin bertanggung jawab untuk meningkatkan kebugaran dan performa para pemain. Perannya sangat penting dalam membentuk tim yang lebih kompetitif di tingkat internasional. Dengan pengalaman dan keahliannya, ia diharapkan dapat membawa pendekatan profesional untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia.

 

2. Leo Echteld:

Fisioterapis ternama asal Belanda yang memiliki jam terbang tinggi dalam menangani para pemain di klub-klub besar, seperti Inter Milan dan AC Milan. Sebagai fisioterapis, Leo harus memastikan kebugaran fisik para pemain tetap optimal, membantu pemulihan cidera, dan mendukung performa mereka di lapangan.

Dengan keahliannya, pendiri Fysiomed, sebuah pusat medis olahraga di Belanda ini dapat memberikan kontribusi besar dalam menjaga kondisi fisik pemain Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sangat ketat.

 

 3. Chesley ten Oever:

Serupa dengan Leo Echteld, namun Chesley merupakan fisioterapis Belanda yang mengkhususkan diri dalam terapi manual. Ia bekerja di Fysiomed, sebuah pusat medis olahraga terkenal di Amsterdam.

Chesley yang berpraktik sejak 2018 fokus pada penanganan masalah, seperti nyeri punggung dan leher, serta cidera di sekitar pinggul dan pangkal paha. Chesley punya pendekatan yang menggabungkan fisioterapi, pelatihan pribadi, dan pelatihan performa olahraga untuk membantu klien mencapai kondisi fisik terbaik mereka.

 

  1. Jordy Kluitenberg:

Analis video asal Belanda ini punya latar belakang yang kuat dalam analisis dan mengevaluasi jalannya pertandingan. Jordy telah bekerja dengan beberapa klub besar, termasuk Heerenveen di Eredivisie dan PEC Zwolle. Ia sempat menjadi analis video dan berkolaborasi dengan Patrick Kluivert untuk klub Adana Demirspor di Turki selama musim 2023/24.

Kelebihan Jordy terdapat pada keahliannya menganalisis rekaman pertandingan untuk memberikan wawasan taktis, membantu tim menyempurnakan strategi mereka dan meningkatkan performa.

 

  1. Bram Verbruggen:

Seorang team developer dari Belanda yang saat ini bekerja dengan klub Go Ahead Eagles, klub sepak bola di Eredivisie, Belanda. Bram berperan dalam membangun kohesi tim, mendukung pengembangan individu pemain, dan meningkatkan dinamika tim secara keseluruhan. Bram memiliki latar belakang psikologi konseling dan pernah bekerja di Valencia CF dalam mengelola program talenta internasional.

Bram diakui ahli dalam pengembangan pribadi pemain dan staf dengan tujuan membangun budaya perbaikan berkelanjutan, terutama bagi para pemain muda usia dalam menghadapi tantangan sulit.

 

  1. Regi Blinker:

Mantan pemain sayap asal Belanda yang pernah membela Feyenoord, Celtic, dan Sheffield Wednesday. Setelah pensiun, ia terjun ke dunia wirausaha dan menjadi pendiri “Life After Football,” sebuah majalah gaya hidup yang ditujukan untuk pemain sepak bola profesional.

Dengan karier yang gemilang saat masih merumput, Regi punya pendekatan yang bagus sekaligus menjadi tauladan bagi para pemain muda untuk berkembang. Terlebih Regi punya pengalaman yang banyak sebagai ahli pengembangan sepak bola.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026
Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026
Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra
Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos
Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra
Pembagian Grup Piala Presiden 2026: Persib dan Arema Satu Grup, Persija Tantang Port FC
Ressjalina Siap Beri Kado Perpisahan di DETEC K3N7O3N9 Open
Sumardji Tegaskan Timnas Indonesia Siap Berburu Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:20 WIB

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42 WIB

Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:12 WIB

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB