Infobeken.com, Jakarta – Protes servis dari pasangan Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, tidak mengganggu konsentrasi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam pertandingan babak pertama Japan Open 2026.
Fajar/Fikri tetap tampil tenang dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung, 21-19 dan 21-13, pada Kamis (16/7/2026).
Friksi terjadi pada gim kedua ketika Popov bersaudara mempersoalkan servis yang dilakukan pasangan Indonesia. Namun, Fajar menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam perdebatan yang dapat mengganggu fokus permainan.
“Mereka tadi memprotes servis kami, tetapi selama umpire dan hakim servis tidak menganggap ada kesalahan, kami merasa tidak ada masalah,” ujar Fajar seusai pertandingan.
“Kami tidak mau pecah konsentrasi, jadi tetap mencoba fokus dengan apa yang ingin kami mainkan,” lanjutnya.
Sebelum insiden tersebut, Fajar/Fikri sempat menjalani awal pertandingan yang sulit. Fajar beberapa kali melakukan kesalahan sendiri sehingga pasangan Prancis mampu mengumpulkan poin dengan cepat.
Fajar mengakui dirinya kurang percaya diri pada awal gim pertama. Sekitar enam hingga tujuh poin lawan berasal dari kesalahan yang dilakukannya sendiri.
“Di awal gim pertama, saya bermain sangat kurang yakin dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi ada enam sampai tujuh poin saya melakukan kesalahan sendiri,” katanya.
Situasi mulai berubah setelah interval. Komunikasi Fajar dan Fikri semakin baik, sementara pola permainan mereka menjadi lebih terarah. Pasangan Indonesia kemudian berhasil merebut gim pertama dengan skor ketat 21-19.
Menurut Fikri, mereka juga melakukan penyesuaian setelah membaca perubahan strategi lawan. Popov bersaudara yang sebelumnya banyak memainkan bola panjang mulai meningkatkan kecepatan permainan di depan net.
“Kami membaca mereka jadi lebih cepat bermain di depan, padahal sebelumnya mereka bermain panjang-panjang. Perubahan itu membuat cukup kaget, tetapi akhirnya bisa kami antisipasi,” jelas Fikri.
Fajar/Fikri juga harus beradaptasi dengan karakter shuttlecock yang berbeda dari kondisi saat latihan. Setelah menemukan ritme permainan, mereka mampu mendominasi gim kedua.
Protes servis yang dilayangkan lawan tidak menghentikan laju pasangan unggulan kedua tersebut. Fajar/Fikri terus menekan hingga menutup gim kedua dengan kemenangan meyakinkan 21-13.
Walaupun berhasil menyelesaikan laga dalam dua gim, Fikri mengatakan mereka masih memiliki sejumlah hal yang harus diperbaiki menjelang babak berikutnya.
“Kami masih kurang puas dengan penampilan tadi. Semoga besok bisa lebih baik lagi dengan belajar dari kesalahan hari ini,” pungkasnya.
Kemenangan tersebut membawa Fajar/Fikri ke babak 16 besar Japan Open 2026. Selanjutnya, mereka akan menunggu pemenang pertandingan antara pasangan Jepang dan wakil Malaysia. (sat)














Komentar