Camat Kemiri Turun Lapangan Pantau Ancaman Luapan Sungai Cimanceri di Desa Lontar

- Editor

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.com Kabupaten Tangerang,| – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang sepanjang hari memicu potensi peningkatan debit air sungai. Menyikapi kondisi tersebut, Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, S.H., S.IP, turun langsung ke lapangan untuk memantau sejumlah titik rawan banjir, khususnya di wilayah Desa Lontar, Minggu (4/1/2026

 

Desa Lontar menjadi fokus utama pemantauan lantaran secara geografis berada di sepanjang aliran Sungai Cimanceri, yang kerap mengalami kenaikan debit air saat curah hujan tinggi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi bantaran sungai serta infrastruktur pengendali air masih berfungsi optimal dan mampu menekan risiko luapan air ke kawasan permukiman warga.

 

 

Dalam kegiatan tersebut, Camat Kemiri didampingi jajaran aparatur Pemerintah Desa Lontar, di antaranya Sekretaris Desa Lontar, Eka Komara, beserta perangkat desa lainnya. Rombongan menyusuri bantaran Sungai Cimanceri sambil mengamati secara langsung kondisi muka air pascahujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, menegaskan bahwa langkah antisipatif ini merupakan bagian dari upaya perlindungan keselamatan masyarakat, terutama warga yang bermukim di daerah rawan banjir.

“Pemantauan langsung ini penting untuk memetakan kembali titik-titik rawan, khususnya wilayah dengan elevasi rendah. Curah hujan yang tinggi menuntut seluruh pihak untuk selalu siaga dan responsif dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk,” ujarnya di sela peninjauan.

Ia menambahkan, pihak kecamatan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik dengan pemerintah desa, unsur keamanan, maupun instansi terkait lainnya, guna memastikan kesiapsiagaan penanganan darurat apabila debit Sungai Cimanceri meningkat secara signifikan.

Sementara itu, Kepala Desa Lontar, Dodi RS, yang diwakili Sekretaris Desa Lontar, Eka Komara, menyampaikan bahwa pemerintah desa telah melakukan langkah-langkah mitigasi awal sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.

“Kami terus memantau kondisi lingkungan permukiman warga. Kehadiran Bapak Camat menjadi motivasi bagi kami. Para ketua RT dan RW juga telah diinstruksikan untuk melaporkan perkembangan ketinggian air secara berkala,” jelasnya.

Selain pemantauan sungai, pemerintah desa juga melakukan pengecekan saluran drainase serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya banjir. Sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa diharapkan mampu membangun sistem kewaspadaan dini yang efektif bagi masyarakat di sepanjang aliran Sungai Cimanceri.

Hingga berita ini diturunkan, debit air Sungai Cimanceri terpantau mengalami peningkatan namun masih berada dalam batas aman. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai demi menjaga kelancaran aliran air.

 

#Infobeken
#CamatKemiri
#KemiriSiaga
#PantauBanjir
#SungaiCimanceri
#DesaLontar
#KabupatenTangerang
#AntisipasiBanjir
#MitigasiBencana
#CuacaEkstrem
#BencanaAlam
#PemerintahDaerah
#PelayananPublik
#KeselamatanWarga
#ForumJurnalisKemiri


Sumber: Forum Jurnalis Kemiri
Editor: Yudi Sayuti, S.T.

 

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:05 WIB

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka

Berita Terbaru

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB