Dibantai Australia Peluang Timnas Basket Putra Indonesia Sirna

Avatar photo

- Editor

Minggu, 23 Februari 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

InfoBeken.com, JAKARTA, – Dibantai Australia peluang Timnas Basket Putra Indonesia lolos dari Windows 3 Kualifikasi FIBA Piala Asia 2025 sirna. Timnas Basket Putra Indonesia dibantai tuan rumah Australia dengan skor telak 109-58.

Timnas Basket Putra Indonesia fokus hadapi Korea di Indonesia Arena usai dibantai Australia di Windows 3 Kualifikasi FIBA Piala Asia 2025.

Peringkat FIBA memang jelas menunjukkan perbedaan kedua tim. Australia adalah tim level dunia dengan peringkat 7 di klasemen FIBA, sedangkan Indonesia ada di posisi 75.

Dalam laga yang dimainkan di Gippsland Regional Indoor Sports Stadium, Australia, tuan rumah menunjukkan keunggulan mereka dalam segala aspek. Indonesia benar-benar tak bisa mengembangkan permainan di laga ini.

Pelatih Timnas Senior Johannis Winar, mengakui kelebihan para pemain Australia. Coach Ahang menjelaskan bahwa kekalahan telak ini terjadi karena para pemain bermain di luar irama permainan yang telah disiapkan. Ini tak lepas dari kegagalan tim meredam kelebihan lawan.

“Kita tidak bisa handle physicalities dan agresivitas Australia dengan baik. Mereka memaksa kita bermain di luar irama pemainan kita,” jelas Coach Ahang, sapaan karib Johannis Winar usai pertandingan.

Timnas Basket Putra Indonesia vs Australia
Timnas Basket Putra Indonesia vs Australia 58-109

Coach Ahang menjelaskan bahwa tim sudah membekali pemain dengan pengetahuan atas kekuatan lawan. Australia memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan permainan yang andalkan kelebihan fisik. Mereka bermain keras dan fisikal.

Pada pertandingan ini, Indonesia membuka poin melalui tembakan tiga angka Muhamad Arighi. Poin ini memangkas ketinggalan poin atas Austria menjadi 3-4 ketika kuarter pertama tersisa 4 menit 54 detik.

Setelah poin ini, Indonesia kesulitan memproduksi angka lagi. Sebaliknya keran poin Australia terus mengucur deras. Indonesia baru bisa menabung satu angka lagi ketika kuarter pembuka tersisa 27 detik melalui free throw Lester Prosper. Sehingga kuarter pertama ditutup dengan kedudukan 22-4 untuk keunggulan Australia.

Memasuki kuarter kedua, permainan Indonesia mulai hidup. Lester Prosper membuka koleksi poin Indonesia dengan tembakan dua angka. Poin ini langsung direspon dengan tembakan dua angka pemain Australia, Wena Okwera.

Di kuarter ini, Indonesia menabung 20 poin. Australia sendiri masih di depan dengan catatan 28 poin. Kedua tim menuju jeda half time dengan skor 50-22 untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki kuarter ketiga, Indonesia membuka koleksi poin melalui dua angka dari Pandu Wiguna. Poin ini untuk menjawab tembakan dua angka Elijah Pepper.

Julian Chalias menjadi penyumbang poin terakhir untuk Timnas Senior di kuarter ketiga melalui lay up. Kemudian dari Australia menutup poin di kuarter ketiga melalui lay up Benjamin Griscti sehingga kuarter ini ditutup Australia dengan keunggulan 77-39.

Di kuarter penutup, Timnas Senior kembali agresif. Mereka sukses menambah 19 angka. Namun Australia juga tidak mau kalah. Mereka mampu produksi 32 poin sehingga mereka menutup pertandingan ini dengan keunggulan 109-58.

Usai pertandingan, Lester Prosper menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Timnas Senior usai mencetak double-double 18 poin, 14 rebound, dan 6 asis. Kemudian Yudha Saputera dengan catatan 14 poin, 2 rebound, dan 2 asis.

Lester Prosper pemain naturalisasi Indonesia
Lester Prosper menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Timnas Senior vs Australia

Sementara dari Australia ada Elijah Pepper jadi pencetak poin terbanyak bagi timnya usai cetak 18 poin, 5 rebound, dan 4 asis. Lalu ada Emmet Adair dan Wena Okwera yang masing-masing membukukan 15 poin.

Kans Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya pupus dengan hasil ini. Indonesia menetap di posisi keempat Grup A. Indonesia masih punya satu pertandingan lagi di Indonesia Arena melawan Korea pada 23 Februari 2023.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026
Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026
Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra
Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos
Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra
Pembagian Grup Piala Presiden 2026: Persib dan Arema Satu Grup, Persija Tantang Port FC
Ressjalina Siap Beri Kado Perpisahan di DETEC K3N7O3N9 Open
Sumardji Tegaskan Timnas Indonesia Siap Berburu Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:20 WIB

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42 WIB

Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:12 WIB

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB