Ini Wajib Diperjuangkan Tokoh Pendiri BNI, Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo Jadi Pahlawan Nasional.

Avatar photo

- Editor

Kamis, 31 Oktober 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.com, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Buyung Wijaya Kusuma, menyuarakan aspirasinya agar Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo, tokoh pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), diangkat menjadi Pahlawan Nasional.

Buyung menilai bahwa jasa dan dedikasi R.M. Margono Djojohadikoesoemo dalam memperjuangkan kemerdekaan serta membangun fondasi ekonomi bangsa layak mendapat pengakuan tertinggi dari negara.

Menurut Buyung, R.M. Margono bukan hanya sosok tokoh yang berjasa di bidang ekonomi, tetapi juga seorang pejuang kemerdekaan yang turut berkontribusi dalam perumusan dasar-dasar negara. Sebagai anggota BPUPKI, R.M. Margono ikut serta dalam diskusi-diskusi penting yang menentukan arah bangsa Indonesia di masa depan.

“Raden Mas Margono adalah sosok yang memiliki visi jauh ke depan. Beliau bukan hanya berpikir untuk kepentingan hari ini, tetapi juga masa depan bangsa. Dedikasi beliau di bidang ekonomi melalui pendirian BNI adalah bentuk konkret bagaimana ia mempersiapkan bangsa ini untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri, khususnya di bidang perbankan,” ujar Buyung Wijaya Kusuma saat diwawancarai di Jakarta.

Buyung juga menyoroti bagaimana Margono berhasil mengukuhkan kemandirian ekonomi Indonesia dengan mendirikan BNI pada tahun 1946, hanya setahun setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.

Bank ini menjadi lembaga perbankan pertama yang didirikan oleh bangsa Indonesia sendiri, sebagai simbol bahwa Indonesia mampu mengelola keuangan dan perekonomiannya secara mandiri.

“Pada masa awal kemerdekaan, pendirian lembaga perbankan nasional oleh beliau menjadi terobosan luar biasa. Beliau memberi contoh bahwa kemerdekaan sejati juga berarti kemandirian di segala lini, termasuk dalam hal ekonomi. R.M. Margono adalah pelopor, pionir yang punya visi kuat tentang pentingnya kedaulatan ekonomi bagi bangsa,” tambah Buyung.

Dorongan untuk mengangkat R.M. Margono sebagai Pahlawan Nasional telah disuarakan oleh banyak pihak, terutama dari kalangan keluarga, sejarawan, dan aktivis. Namun, dukungan dari tokoh-tokoh seperti Buyung Wijaya Kusuma diharapkan dapat mempercepat proses pengusulan tersebut.

Baginya, ini adalah waktu yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk mengakui jasa R.M. Margono secara resmi dan memberikan penghargaan yang setara dengan kontribusi yang telah ia berikan.

“Ini bukan hanya soal gelar. Ini adalah pengakuan atas dedikasi yang telah beliau berikan untuk bangsa. Penghargaan ini penting untuk menghormati jasa-jasanya, dan juga sebagai pengingat bagi generasi muda akan arti penting perjuangan dan pengabdian bagi negara,” tutup Buyung penuh harap.

Sebagai tokoh yang ikut serta dalam merumuskan dasar negara dan meletakkan pondasi ekonomi Indonesia, R.M. Margono Djojohadikoesoemo diharapkan dapat segera memperoleh gelar Pahlawan Nasional. Penetapan gelar tersebut tak hanya akan menjadi penghargaan bagi perjuangan beliau, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk meneruskan cita-cita kemerdekaan yang ia perjuangkan. (mak)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:05 WIB

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB