Novie Bule : Hentikan Kriminalisasi Suara Sejarah, Jangan Bungkam Kebenaran!

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.Com, Jakarta –  Pegiat media sosial Noviana, yang lebih dikenal dengan nama Novie Bule, angkat bicara menanggapi pelaporan terhadap politisi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning atas pernyataannya yang menyebut bahwa “Soeharto pembunuh jutaan rakyat.”

Melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi pada Kamis (13/11/2025), Novie menilai bahwa ucapan Ribka bukanlah bentuk ujaran kebencian, melainkan refleksi sejarah yang memiliki dasar hukum, legitimasi akademik, dan dukungan data resmi negara.

“Pernyataan itu bukan ujaran kebencian. Itu suara sejarah. Fakta yang telah tercatat dalam laporan resmi Tim Pencari Fakta Komnas HAM. Berdasarkan temuan lembaga negara tersebut, pihak yang disebut paling bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran HAM berat di masa itu adalah Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib), lembaga yang berada langsung di bawah komando Presiden Soeharto,” tegas Novie.

Menurutnya, pelaporan terhadap Ribka justru mencerminkan upaya untuk membungkam ingatan sejarah dan memanipulasi kesadaran publik melalui kekuatan politik. Ia mempertanyakan standar ganda hukum yang digunakan oleh pihak-pihak yang merasa tersinggung terhadap pernyataan tersebut.

“Jika Ribka dilaporkan karena dianggap ‘tidak punya dasar hukum’ sebab belum ada putusan pengadilan yang menyatakan Soeharto membunuh jutaan rakyat, lalu bagaimana dengan pernyataan Fadli Zon yang menyebut tuduhan korupsi dan pelanggaran HAM terhadap Soeharto tidak terbukti secara hukum? Bukankah itu juga klaim sepihak tanpa dasar yuridis?” tanya Novie tajam.

Lebih lanjut, Novie menyoroti bahwa hingga kini belum pernah ada putusan pengadilan, pengakuan resmi negara, maupun hasil penyelidikan independen yang menyatakan Soeharto “tidak korupsi” atau “tidak terlibat” dalam tragedi 1965.“Jadi siapa yang sebenarnya sedang memutarbalikkan fakta?” tambahnya.

Baca Juga :  Indosat Ooredoo Hutchison dan Bank Saqu Luncurkan Kolaborasi Inovatif

Novie juga mendesak pemerintah untuk tidak terus-menerus menutup mata terhadap sejarah kelam bangsa. Ia menyerukan agar negara membuka seluruh arsip pelanggaran HAM masa lalu dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

“Jika negara serius pada HAM dan keadilan, maka buka semua dokumen, bongkar arsip sejarah, dan biarkan kebenaran bicara! Jangan hanya menindak orang yang berani mengungkap fakta, tapi diam terhadap mereka yang memanipulasi sejarah demi kepentingan politik,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Novie menegaskan bahwa pelaporan terhadap tokoh-tokoh kritis seperti Ribka Tjiptaning adalah bentuk kriminalisasi terhadap ingatan kolektif bangsa.

“Saya menuntut: hentikan upaya kriminalisasi terhadap suara sejarah dan pertanggungjawaban moral. Jangan biarkan kebenaran sejarah diredam oleh kekuatan politik atau propaganda. Suara Ribka adalah gema nurani bangsa yang menolak lupa!” pungkasnya. (YS)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka

Senin, 12 Januari 2026 - 08:09 WIB

Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah

Berita Terbaru

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB