PSSI Cari 10 Calon Asisten Pelatih Lokal Untuk Timnas Senior

Avatar photo

- Editor

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.com,JAKARTA,- PSSI mencari 10 calon asisten Pelatih lokal untuk Timnas Senior. Mereka akan dipilih 2 orang pelatih terbaik untuk menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Senior.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan dua asisten pelatih lokal akan dipilih untuk menjadi bagian dari tim kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Menurut Erick, hal itu menjadi bagian dari kesepakatan dengan pelatih asal Belanda yang siap memberikan ilmu-ilmu kepelatihan, transfer knowledge kepada pelatih Indonesia.

Dalam sebuah wawancara Senin (20/1) Erick menjelaskan alasan yang melatar belakangi dipilihnya dua asisten pelatih lokal karena memang dari hasil diskusi pihaknya dengan Patrick Kluivert dan tim sejak awal ingin ada transfer knowledge untuk pelatih – pelatih asal Indonesia.

“Ini kan bagian bagaimana kita mengembangkan talent full pelatihan lebih besar walaupun di PSSI itu sudah hampir punya 200 program bagaimana mendidik pelatih dan jumlahnya hampir 5.000 pelatih sekarang. Peningkatannya hampir 40 persen dan ini lisensi dari yang D hingga A bahkan Pro dan kita beberapa kali juga mengundang FIFA dan AFC. Jadi talent full ini harus benar benar kita dorong, kebetulan agreement Kluivert harus ada transfer knowledge. Kita cari dua asisten pelatih lokal yang terbaik bisa nantinya menyatu dengan tim,” kata Etick Thohir.

Untuk spesifikasi calon asisten pelatih seperti apa, Erick menyatakan, “Nanti yang kita punya database yang tadi jumlahnya banyak kita coba seleksi dengan tim pakar kita mungkin dapat 10, dari 10 ya kita akan usulkan ke Patrick Kluivert dan tim untuk bisa nanti menentukan dua asisten pelatih pilihan mereka.”

Menurut Erick ini upaya PSSI mendorong kualitas pelatih lokal. “Kita ingin ada transfer knowledge, kita juga tidak boleh tidak memberikan kesempatan maksimal kepada pelatih-pelatih lokal kita makanya kalau kita lihat di U-17 ada coach Nova Arianto, di U20 coach Indra Sjafri, itu bagian kita untuk mendorong program.”

“Program lainnya kita lihat di liga 2 itu kan dilarang adanya pelatih asing, semua pelatih Indonesia, beri kesempatan talenta terbaik yang ada di Indonesia. Ini juga untuk menjadi bagian membangun tim nasional secara menyeluruh yang kita harapkan. Ini menjadi sebuah konsekwensi daripada program-program kita,” imbuhnya.

Menurut Erick Thohir, Coach Nova, Coach Indra sudah punya susunan asisten pelatih sendiri. Asisten pelatih di Tim Nasional akan fokus untuk timnas senior. “Memang kita ada pemikiran untuk nanti timnas U-23 komposisinya kalau pelatih asing, mayoritas asisten banyak pelatih lokal.
Kita dorong secara gradual, U-17, U-20 pelatih lokal, U-23 sebagian besar lokal, seniornya sebagian kecil lokal jadi ada program berkelanjutan.”

“Setelah 10 nanti, Patrick Kluivert dan tim akan menyeleksi pelatih yang cocok dengan pemikiran jobdesk dan kemampuan yang diperlukan timnas, Patrick akan tambah lagi dari Belanda, asisten untuk sinkronisasi U-17, U-20 dan U-23,” ujar Erick mengenai tahapan proses seleksinya.

Selain transfer knowledge diupayakan juga bagaimana jenjang karir kepelatihan di Indonesia menyeluruh ke seluruh daerah-daerah Indonesia. “Makanya kita akan dorong juga liga 3 liga 4 nanti amatir, liga 1 liga 2 untuk yang tentu lebih industri. Juga liga perserikatan bagian liga 3 dan 4 dari sini ingin populasi kepelatihan sebanyak mungkin.”

Secara talenta dan semangat juang pemain muda Indonesia menurut Erick sudah bagus berdasarkan scouting. “Ketika kita mengirim beberapa scouting waktu itu di sebuah event besar di Bali ya di sana ada ratusan anak waktu itu yang usianya muda mereka menyampaikan ke saya dan ini membuat saya terketuk bahwa anak-anak Indonesia punya talenta yang bagus, anak-anak Indonesia punya semangat juang yang bagus. tetapi kita melihat kualitas mereka bermain bola ini belum standar.”

“Nah ini tentu dipengaruhi dari kualitas pelatih, di daerah ini yang harus kita tingkatkan, memang ada juga yang disampaikan bahwa postur tubuh, di program timnas dorong suplemen menaikan fisik dan postur mereka,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026
Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026
Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra
Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos
Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra
Pembagian Grup Piala Presiden 2026: Persib dan Arema Satu Grup, Persija Tantang Port FC
Ressjalina Siap Beri Kado Perpisahan di DETEC K3N7O3N9 Open
Sumardji Tegaskan Timnas Indonesia Siap Berburu Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:20 WIB

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42 WIB

Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:12 WIB

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB