75 Tahun Hubungan RI–Tiongkok, PARA Syndicate: Saatnya Bangun Kemitraan Setara dan Strategis

Avatar photo

- Editor

Rabu, 23 April 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.com, Tangerang Selatan, – Hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok memasuki usia ke-75 pada 13 April 2025. Menyambut momentum ini, PARA Syndicate bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) menggelar diskusi bertajuk “75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia–Tiongkok : Membaca Sejarah, Menata Masa Depan” di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (22/4/2025).

Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Azmi Abu Bakar (Pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa), Yudil Chatim (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing), serta Virdika Rizky Utama (Direktur Eksekutif PARA Syndicate/Alumni Beasiswa INTI).

Sejarah Panjang dan Kedekatan Dua Bangsa, Azmi Abu Bakar menegaskan bahwa relasi antara Indonesia dan Tiongkok telah berlangsung sejak abad pertengahan. Ia menyebut beberapa bukti sejarah seperti lonceng dari masa Kerajaan Samudera Pasai dan prasasti di Kanton yang menyebut kontribusi bangsa Sriwijaya dalam pembangunan kuil.

“Hubungan kita dengan Tiongkok itu historis dan sejajar sejak dulu. Jangan sampai kita minder dalam berdiplomasi,” ujar Azmi.

Sistem Pendidikan Tiongkok Dinilai Layak Dicontoh, Yudil Chatim menyoroti kualitas sistem pendidikan di Tiongkok yang dinilai lebih sistematis. Menurutnya, negara di sana mewajibkan lembaga pencetak guru menjamin mutu lulusan.

“Kalau gurunya bermasalah, lembaga pendidikannya ikut bertanggung jawab. Di Indonesia belum ada mekanisme seperti itu,” ujarnya.

Ia juga menyebut pentingnya koneksi antara riset akademik dan kebutuhan pembangunan nasional. “Tiongkok banyak hasilkan paten karena iklim inovasinya hidup. Di sini, banyak riset tak tersambung dengan praktik di lapangan,” tambahnya.

Perlu Arah Baru dalam Hubungan Ekonomi, Sementara itu, Virdika Rizky Utama menyoroti hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok yang masih berfokus pada volume perdagangan ketimbang nilai tambah. Ia mendorong agar hubungan dua negara tidak lagi terjebak pada proyek infrastruktur semata.

“Sudah saatnya Indonesia berpikir strategis dan setara. Kita butuh arah, bukan sekadar jadi penonton atau pengikut,” ujar Virdika.

Ia juga mengkritik arah kebijakan luar negeri Indonesia yang dinilainya minim narasi dan terlalu bersifat simbolis. Keanggotaan Indonesia di BRICS+ menurutnya bisa menjadi peluang strategis, asalkan disertai dengan visi yang jelas.

“Prabowo, misalnya, sibuk bicara investasi ke sana ke sini, tapi tidak membawa narasi kebijakan luar negeri yang konkret. Ini berbahaya dalam jangka panjang,” tegasnya.

Momentum Perubahan ini menjadi perubahan dan diskusi ini menjadi refleksi penting di tengah memanasnya geopolitik global, terutama antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Indonesia diharapkan bisa memainkan peran aktif, independen, dan strategis dengan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. (dp)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:05 WIB

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB