Bangkitkan UMKM di Sumatera, Kementerian Meluncurkan Inisiatif Digital

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencan. (Foto: Kementerian UMKM)

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencan. (Foto: Kementerian UMKM)

Infobeken.com, Pidie – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan inisiatif digital berupa landing page “UMKM Sumatera Bangkit” untuk membantu pemilik usaha yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi cepat dalam memulihkan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.

Sosialisasi pemanfaatan landing page UMKM Sumatera Bangkit dilakukan melalui Klinik UMKM Bangkit, Kamis (17/9), di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya dan secara paralel di Aceh Utara serta Aceh Tamiang.

Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM Ari Anindya mengatakan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan usaha dengan membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pemilik usaha terdampak bencana.

“Landing page ini memfasilitasi akses pemasaran dan digitalisasi agar UMKM lebih mudah mengenalkan produk dan mendapat akses pasar seluas-luasnya pascabencana,” ujar Ari.

Pendampingan serupa sebelumnya dilaksanakan di Banda Aceh, Medan, Padang, dan Pidie pada Kamis (10/9), serta dijadwalkan berlangsung di Tapanuli Tengah pada Selasa (22/9).

Hingga 26 Agustus 2026, sebanyak 4.425 UMKM terdampak bencana tercatat telah bergabung dalam landing page UMKM Sumatera Bangkit. Sebanyak 2.128 produk lokal telah ditampilkan dengan mencapai 40,63 juta transaksi senilai lebih dari Rp32 juta.

Menurut Ari, capaian tersebut menunjukkan bahwa landing page sebagai salah satu layanan konkret Klinik UMKM Bangkit dapat menjadi kanal pemasaran bagi UMKM dari tiga provinsi terdampak bencana untuk menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan peluang penjualan.

“Karena itu, UMKM terdampak bencana harus berani masuk ekosistem digital dan e-commerce untuk memperluas pasar. Konsumen kini semakin mengandalkan belanja daring,” kata Ari.

Pendaftaran landing page UMKM Sumatera Bangkit terbuka bagi pemilik usaha dari tiga provinsi terdampak bencana. Untuk bergabung, pemilik usaha harus terdaftar melalui aplikasi SAPA UMKM, memiliki akun marketplace aktif, serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Education Specialist Tokopedia dan TikTok Shop Surya Sastriando memberikan pendampingan mengenai pembuatan akun marketplace, tata cara bergabung dalam landing page UMKM Sumatera Bangkit dan kampanye Beli Lokal, serta strategi promosi untuk menarik konsumen.

UMKM terdampak bencana dapat bergabung dengan landing page dengan ketentuan proses produksi dan produk yang dipasarkan merupakan produk lokal. Pemilik usaha selanjutnya membuat akun penjual di Tokopedia atau TikTok Shop dan mengisi formulir registrasi yang disediakan platform.

Setiap UMKM yang bergabung juga diwajibkan terdaftar dalam aplikasi SAPA UMKM. Integrasi tersebut diperlukan agar Kementerian UMKM dapat melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan pemulihan usaha pascabencana.

Sejumlah pemilik usaha terdampak bencana yang mengikuti sosialisasi mengapresiasi pendampingan pemerintah melalui Klinik UMKM Bangkit. Salah satunya Jarjani, pemilik usaha garam dari Desa Lancang Paru, Pidie Jaya, yang merasa terbantu dengan layanan tersebut dalam proses pemulihan usahanya.

Manfaat serupa dirasakan Bagas Pradipta, pemilik usaha kopi di Desa Meureuduyang. Menurut dia, pendampingan pemasaran digital membuka wawasan baru untuk memperluas jangkauan produk.

“Lewat sosialisasi ini, saya jadi bisa mendapatkan wawasan tentang cara pemasaran produk yang lebih luas,” ujar Bagas.

Sementara itu, Khairunisa, penjual risol sayur dari Blang Cut, Pidie Jaya, menilai landing page UMKM Sumatera Bangkit dapat menjadi kanal tambahan untuk memasarkan produknya sekaligus membantu menjaga harga jual agar tetap sesuai dengan kondisi pasar.

Selain membuka akses pemasaran digital, Kementerian UMKM mengaktifkan Klinik UMKM Bangkit di tiga provinsi terdampak bencana untuk memberikan pendampingan dalam aspek pembiayaan, pemasaran, dan produksi hingga usaha kembali pulih.

Setiap klinik dilengkapi tiga tenaga pendamping yang bertugas membantu UMKM memperoleh akses relaksasi pinjaman dan kecukupan modal, memastikan usaha yang masih berproduksi mendapatkan akses pasar, serta memberikan alternatif solusi bagi pemilik usaha yang kegiatan produksinya terhenti akibat bencana.

Pemerintah Aceh turut mendukung proses pendampingan melalui Klinik UMKM Bangkit dan menyatakan kesiapan berkontribusi dalam berbagai program pemulihan ekonomi bagi pemilik usaha terdampak bencana.

Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan platform digital tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan usaha, menjaga keberlanjutan produksi, serta memperluas akses pasar sehingga aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali bergerak.

“Klinik UMKM Bangkit harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin agar UMKM kembali pulih. Sementara fasilitas landing page akan memperluas jangkauan pembelian produk-produk UMKM yang terdampak bencana,” kata Ari.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Coba-Coba! Pemerintah Siap Tindak Perusak Ekosistem Raja Ampat
Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI, UMKM Binaan DKI Jakarta Berpartisipasi Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Angkat Isu Spiritualitas, Budaya, dan Ekologi
Air Terjun Pelangi, Fenomena Alam Langka yang Hanya Muncul di Musim Tertentu
Keren Wisata Kebun Anggur di Pulau Bintan
Casita Barito Hadirlan Kelezatan Menu Amerika latin
7 Lokasi Wisata Favorit di Kaltim, Ubur-ubur Langka Ada di Sini
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Bangkitkan UMKM di Sumatera, Kementerian Meluncurkan Inisiatif Digital

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Jangan Coba-Coba! Pemerintah Siap Tindak Perusak Ekosistem Raja Ampat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI, UMKM Binaan DKI Jakarta Berpartisipasi Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:25 WIB

Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:36 WIB

Festival TRIDAYA Mandala Borobudur 2025 Angkat Isu Spiritualitas, Budaya, dan Ekologi

Berita Terbaru

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencan. (Foto: Kementerian UMKM)

Wisata & Kuliner

Bangkitkan UMKM di Sumatera, Kementerian Meluncurkan Inisiatif Digital

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

CEO Getfly Technology JSC Nguyen Huy Hoang. (ANTARA/HO-Getfly)

Technology

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan UKM di Era AI

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:22 WIB

Objek wisata Kali Biru di Teluk Mayalibit, Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Minggu (19/10/2025). (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/wpa)

Wisata & Kuliner

Jangan Coba-Coba! Pemerintah Siap Tindak Perusak Ekosistem Raja Ampat

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:35 WIB

PUBG Mobile game berkolaborasi dengan band Juicy Luicy. ANTARA/PUBG Mobile

Infotainment

Juicy Luicy Klarifikasi Batal Tampil di Batam karena Bagasi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:02 WIB