AKBP S.F. Aritonang : Kapolsek Kebayoran Baru Dapatkan Rekor MURI

Avatar photo

- Editor

Jumat, 3 Januari 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP S.F. Aritonang, Kapolsek Metro Kebayoran Baru. Foto : ist

AKBP S.F. Aritonang, Kapolsek Metro Kebayoran Baru. Foto : ist

Infobeken.com, Jakarta – AKBP S.F. Aritonang, Kapolsek Metro Kebayoran Baru, tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum tetapi juga seorang musisi berbakat. Dalam pertemuan dengan media di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (2/1), ia berbagi kabar bahagia tentang pencapaiannya menciptakan lagu edukasi terbanyak, yang telah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rekor MURI untuk 7 Album dan 133 Lagu Edukasi

Pada 16 Desember 2024, AKBP Aritonang meluncurkan album mega berisi 133 lagu edukasi yang diproduksi hanya dalam waktu 7 bulan. “MURI menganugerahkan rekor khusus kepada saya untuk kategori anggota kepolisian yang mendirikan band dan menciptakan lagu edukasi terbanyak. Total ada 7 album dengan 155 lagu edukasi, semuanya saya ciptakan sendiri,” ujar Aritonang dengan bangga.

Ia menambahkan, penghargaan ini diberikan dalam kategori superlatif, yang merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari MURI. “Kami diundang langsung oleh MURI karena karya ini dinilai memiliki dampak yang besar terhadap masyarakat,” jelasnya.

Dari Polisi ke Dunia Musik

Aritonang mulai bermusik sejak masih di bangku sekolah dasar, memainkan lagu-lagu dari band legendaris seperti The Beatles dan Rolling Stones. Namun, dunia musik sempat ia tinggalkan ketika memasuki dunia kepolisian pada tahun 1992. Pada tahun 2015, semangat bermusiknya kembali bangkit dengan membentuk Go Band, sebuah grup musik yang mengusung tema edukasi.

“Lagu-lagu kami mengangkat tema cinta tanah air, keluarga, bahaya narkoba, dan nilai-nilai moral. Tujuannya untuk membangun karakter generasi muda Indonesia,” ungkapnya.

Inspirasi dan Proses Kreatif

Aritonang mengungkapkan bahwa ia kerap menciptakan lagu saat bertugas di berbagai daerah. “Inspirasi bisa datang kapan saja. Kadang di pesawat, kadang saat menjalankan tugas di Aceh, Riau, atau Kalimantan. Ada lagu yang selesai dalam 10 menit, ada juga yang butuh waktu 3 bulan,” ceritanya.

Ia mengumpulkan lebih dari 1.000 lagu selama bertugas, yang kemudian dirangkum menjadi 133 lagu dalam 7 album terbaru.

Kolaborasi dengan Musisi Nasional

Dalam perjalanannya, Aritonang mendapat dukungan dari berbagai musisi Tanah Air seperti personel Dewa 19 dan Slank.

“Mereka memberikan testimoni dan dukungan moral bagi karya-karya kami. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berkarya,” katanya.

Rencana ke Depan: Edu Record dan Institut Musik Edukasi Indonesia

Tidak berhenti pada pencapaian ini, Aritonang berencana mendirikan Edu Record Studio, sebuah studio rekaman khusus untuk lagu-lagu edukasi.

“Studio ini akan gratis untuk masyarakat yang ingin merekam lagu-lagu edukasi. Tapi untuk genre lainnya, ada biayanya,” jelasnya.

Ia juga akan mendirikan Institut Musik Edukasi Indonesia, sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan musik edukasi di Tanah Air.

“Kami ingin lagu-lagu edukasi menjadi kekuatan dalam membangun karakter generasi muda Indonesia. Musik adalah kekuatan universal yang bisa mendidik sekaligus memelihara kewarasan,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah ini, AKBP S.F. Aritonang membuktikan bahwa musik dapat berjalan seiring dengan tugas negara, memberikan inspirasi bagi masyarakat luas. (mak)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:05 WIB

Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka

Berita Terbaru

Sports

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 07:20 WIB

Sean Gelael di FIA WEC mendapat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. Foto : Jagonya Ayam

Sports

Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:12 WIB