Infobeken.com, Jakarta – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, para alumni Puteri Indonesia menggelar acara buka puasa bersama di Penn House Jakarta. Acara ini diprakarsai oleh Artika Sari Devi (Puteri Indonesia 2004), Whulandary Herman (Puteri Indonesia 2013), dan Sophie Kirana (Puteri Indonesia Lingkungan 2024).
Buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan juga sebagai momen mempererat tali silaturahmi dan berbagi dukungan satu sama lain di bulan penuh berkah. Tradisi ini telah menjadi agenda tahunan yang berawal dari percakapan di grup WhatsApp alumni Puteri Indonesia yang telah eksis lebih dari satu dekade. Selain memperkuat persaudaraan, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang momen-momen indah selama masa karantina dan kompetisi Puteri Indonesia.
Acara dibuka dengan sambutan dari Artika Sari Devi selaku Ketua Panitia, diikuti oleh para Puteri yang saling menyampaikan rasa rindu mereka. Suasana semakin akrab dengan sesi ramah tamah serta adu kreativitas dalam pembuatan konten media sosial. Tawa, haru, dan kebersamaan begitu terasa, menegaskan kuatnya persaudaraan yang mereka sebut sebagai “Puteri Sisterhood.”
“Kami sangat antusias mengadakan acara ini. Ini kesempatan yang baik untuk berkumpul kembali, berbagi cerita, dan memperkuat persaudaraan. Kami juga ingin mengingatkan untuk terus mendukung Pemilihan Puteri Indonesia 2025 yang akan berlangsung dalam waktu dekat,”ujar Artika Sari Devi.
Acara ini dihadiri oleh hampir seluruh alumni Puteri Indonesia, mulai dari Puteri Indonesia pertama, Indira Paramarini Sudiro, hingga Harasta Haifa Zahra, Puteri Indonesia 2024.
Salah satu momen paling emosional terjadi saat kehadiran Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, yang telah lama tidak berkumpul dalam acara seperti ini. “Dalam kesempatan kali ini, saya sangat bahagia dapat hadir kembali di tengah kakak-kakak dan adik-adik semua. I miss you all,” ujar Qory sambil menitikkan air mata. Kehadirannya disambut dengan hangat oleh para alumni, memperkuat rasa persaudaraan yang telah lama terjalin.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan ini kembali mengingatkan bahwa gelar Puteri Indonesia bukan hanya sekadar titel, tetapi juga tanggung jawab dan persaudaraan yang abadi. “Jabatan sebagai Puteri Indonesia itu selamanya,” kata Qory, mengajak para alumni untuk terus berkontribusi dan menginspirasi.
Buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa meski para Puteri berasal dari generasi yang berbeda, kekompakan dan kebersamaan mereka tetap terjaga. Ajang ini diharapkan dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari tradisi keluarga besar Puteri Indonesia. (sat)
No Comments