Ini 5 Indikasi Kecurangan di Pilkada Muara Enim

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 Januari 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infobeken.com, MUARA ENIM – Relawan Muara Enim Maju menjelaskan sejumlah indikasi terjadinya kecurangan di Pilkada Muara Enim, Selasa (7/1) sore. Relawan Muara Enim menyebut setidaknya ada 5 (lima) persoalan yang menjadi parameter dugaan adanya kecurangan dalam penyelenggaran pilkada.

“Pertama, soal form undangan pemilih yang tidak disampaikan kepada pemilih. Kedua, fakta absensi kehadiran dan nama-nama terdaftar DPT yang tidak sesuai. Ketiga, form C1 dan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan yang tidak nyambung (berbeda). Yang keempat, tentu pelanggaran politik uang atau money politics yang terang-terangan terjadi. Kelima atau terakhir soal mati lampu yang mendadak terjadi pada malam pilkada,”ujar Ketua Relawan Muara Enim Maju, Arif Hidayatullah kepada awak media.

Menurut Arif, karena kecurangan tersebut, suara kandidat yang didukungnya Nasrun Umar-Lia Anggraeni pun berkurang signifikan. Padahal, ungkap dia, banyak warga Muara Enim yang sudah memberikan suara kepada pasangan calon H. Nasrun Umar-Lia Anggraeni (HNU-LIA). Arif yakin kandidatnya seharusnya tampil sebagai pemenang pilkada Muara Enim.

Baca Juga :  Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

“Karena kecurangan yang sistematis tersebut, suara kandidat Nasrun Umar-Lia Anggraeni berkurang. Suara pendukung kami dicuri dan dipindahkan ke kandidat yang lain. Apalagi, dalam hasil hitung cepat internal, suara Nasrun Umar-Lia Anggraeni paling tinggi di antara kandidat yang lain,” jelas dia.

Sebelumnya, pada awal Desember lalu, pengacara kondang OC Kaligis yang menjadi kuasa hukum pasangan calon Nasrun Umar-Lia Anggraeni, juga sudah melaporkan indikasi kecurangan tersebut kepada Bawaslu Muara Enim. Laporan OC Kaligis bernomor 002/PL/PB/KAB/06.08/XI/2024 itu diterima langsung Ketua Bawaslu Muara Enim Zainudin.

OC menjelaskan indikasi kecurangan tersebut begitu kuat. Misalnya soal manipulasi hasil perhitungan suara yang terjadi pada 27 November, dimana kejadian mati lampu yang mendadak terjadi, mengubah secara signifikan perolehan suara Nasrun Umar-Lia Anggraeni. Termasuk juga soal sikap tidak netral penyelenggara pemilu di beberapa TPS yang melakukan pengarahan untuk memilih kandidat tertentu. Contohnya perolehan suara sekitar 99 persen yang berhasi didapat kandidat Edison-Sumarni di Lapas Muara Enim.

Baca Juga :  Bawaslu Muara Enim Ketok Palu Ada Pelanggaran Kode Etik Dilakukan PPK Lawang Kidul

OC juga menuding Ketua KPU Muara Enim Rohani dan jajarannya juga melakukan penyalahgunaan wewenang dengan melakukan intervensi dan memanipulasi unggahan data Si Rekap. Sehingga perolehan suara HNU-LIA yang sebelumnya unggul, akhirnya berkurang secara signifikan.

“Bahwa fakta-fakta tersebut menunjukkan adanya kecurangan atau pelanggaran di dalam proses pelaksanaan pemilihan di Kabupaten Muara Enim yang berujung merusak proses demokrasi dan mempengaruhi hasil Pilkada. Kami yakin, berdasarkan survei sebelum pemungutan suara, HNU-LIA adalah pasangan terkuat. Namun, sejumlah insiden, seperti mati lampu, mengubah hasil signifikan,” ucapnya di kantor Bawaslu Muara Enim. (sat)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah
Miris! Jalan Kabupaten di Desa Bulagor Lumpuh Total Saat Musim Hujan, Warga Minta Pejabat Lebih Peka
Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah
Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri
Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan
Sarat Emosi, Teaser Poster Titip Bunda di Surga-Mu Ajak Penonton Merenungi Peran Bunda
Camat Gunung Kaler Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Desa Cibetok, Tekankan Penguatan Nilai Keislaman
Camat Kemiri Turun Lapangan Pantau Ancaman Luapan Sungai Cimanceri di Desa Lontar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Dancing Engineers Meriahkan HUT Jakarta, Kota Tua Jadi Panggung Kebersamaan dan Cinta Sejarah

Senin, 12 Januari 2026 - 08:09 WIB

Jalan Kabupaten di Pagelaran Pandeglang Lumpuh Total, Anak-Anak Terpaksa Tak Sekolah

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:25 WIB

Telah di buka Kedai Santuy lokasi pinggir jalan Desa Rancalabuh Kec. Kemiri

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:50 WIB

Dari Limbah FABA PLTU Lontar Menjadi Produk Bernilai, Lapas Kelas 1 Tangerang Hadirkan Jawara Beton Berdayakan Warga Binaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:25 WIB

Sarat Emosi, Teaser Poster Titip Bunda di Surga-Mu Ajak Penonton Merenungi Peran Bunda

Berita Terbaru