Demi Wirausaha Berkualitas, Kementerian UMKM Perkuat Inkubator

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 20:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman . (Foto: Kementerian UMKM)

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman . (Foto: Kementerian UMKM)

Infobeken.com, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya memperkuat peran inkubator bisnis sebagai sarana mencetak wirausaha berkualitas.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta penduduk yang berusaha dan bekerja melalui penguatan ekosistem kewirausahaan. Salah satu instrumen yang diperkuat untuk mencapai target tersebut adalah lembaga inkubator, baik yang berada di lingkungan perguruan tinggi maupun di luar kampus.

Keberadaan inkubator dinilai penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memastikan pengusaha UMKM memperoleh pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, mulai dari pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi dan inovasi, hingga akses pembiayaan serta pasar.

“Kenapa harus inkubator? Karena kita membutuhkan perpanjangan tangan agar pembinaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah lebih terstruktur, sistematis, terintegrasi, serta berkelanjutan,” kata Menteri Maman saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Jawa Timur di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (23/9).

Menurut Menteri Maman, banyak produk UMKM maupun inovasi yang memiliki kualitas baik, tetapi belum berkembang secara optimal karena belum mendapatkan pendampingan berkelanjutan, penguatan riset, maupun perencanaan komersialisasi.

Karena itu, Kementerian UMKM memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk menjembatani inovasi dan hasil riset agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Kita ingin inovasi yang dihasilkan kampus ke depan bisa dikomersialkan, masuk ke industrialisasi, dan dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Maman.

Ia mencontohkan sejumlah inovasi yang dikembangkan ITS, termasuk teknologi kesehatan dan robotika. Menurutnya, pemerintah perlu hadir membantu mengakselerasi berbagai tahapan yang diperlukan agar inovasi dapat dimanfaatkan lebih luas, termasuk dalam proses perizinan dan sertifikasi.

Menteri Maman menilai Bursa Wirausaha Unggulan menjadi momentum untuk memperluas sinergi pengembangan kewirausahaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, serta lembaga inkubator.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk membangun ekosistem yang mampu melahirkan wirausaha yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang, meningkatkan skala usahanya, dan menciptakan lapangan kerja.

“Tidak mungkin kita melakukan pembinaan kalau tidak berkesinambungan dan berkelanjutan. Karena itu, kita bersama-sama dengan kampus menghidupkan inkubator. Mudah-mudahan dari kebijakan ini lahir usaha mikro, kecil, dan menengah yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tutur Menteri Maman.

Penguatan inkubator tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional yang menjadi payung kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, lembaga inkubator, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mempercepat pencapaian rasio kewirausahaan sebesar 3,6 persen pada 2029 dan 8 persen pada 2045.

Selain pendampingan, Menteri Maman menekankan pentingnya pembiayaan sebagai bagian dari ekosistem pengembangan usaha. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Timur hingga saat ini telah mencapai Rp37,11 triliun kepada sekitar 643 ribu debitur UMKM. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp23 triliun telah disalurkan ke sektor produksi.

Namun, menurut Menteri Maman, pembiayaan tidak dapat berdiri sendiri. Akses permodalan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas usaha, legalitas, kualitas produk, serta perluasan akses pasar agar pembiayaan benar-benar menghasilkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“Kalau pembiayaan sudah diberikan, tetapi produknya tidak bisa dijual, usaha juga akan kesulitan berkembang. Karena itu, selain legalitas dan pembiayaan, pasar menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi UMKM,” katanya.

Pemerintah juga terus memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu menembus pasar ekspor.

Kementerian UMKM bersama Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar serta mengupayakan kemudahan regulasi dan insentif bagi produk Indonesia untuk memasuki pasar global, termasuk produk-produk unggulan dari Jawa Timur.

“Catatan pertama kalau kita bicara ekspor adalah kualitas. Produk lokal kita tidak kalah kualitasnya. Sekarang kami bersama Kementerian Perdagangan terus membuka akses agar produk-produk Indonesia, termasuk dari Jawa Timur, dapat masuk ke pasar internasional,” kata Menteri Maman.

Melalui Bursa Wirausaha Unggulan, Kementerian UMKM berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, dan inkubator semakin kuat sehingga wirausaha memperoleh pendampingan berkelanjutan, akses terhadap pembiayaan dan teknologi, serta peluang pasar yang semakin luas untuk tumbuh dan naik kelas.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITS Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati mengatakan ITS siap mengambil peran dalam memperkuat kapasitas teknologi, inovasi, produktivitas, dan daya saing UMKM di Jawa Timur.

Peran tersebut antara lain diwujudkan melalui pendampingan desain kemasan bagi UMKM serta pengembangan lebih dari 180 perusahaan rintisan melalui Inkubator dan Layanan Bisnis Inovasi (ILBI) ITS.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi penyemangat bagi perguruan tinggi untuk berperan sebagai enabler teknologi, desain, dan inovasi bagi UMKM. Kami siap mendukung upaya pemerintah untuk menaikkan level UMKM sehingga menjadi pemeran utama kemandirian ekonomi bangsa,” ujar Bambang.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tom Cruise Bongkar Kelemahan AI di Dunia Film
Bangkitkan UMKM di Sumatera, Kementerian Meluncurkan Inisiatif Digital
Jangan Coba-Coba! Pemerintah Siap Tindak Perusak Ekosistem Raja Ampat
Artis Revaldo Kembali Diciduk karena Narkoba, Polisi: Kami Akan Buru Pemasoknya
Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI, UMKM Binaan DKI Jakarta Berpartisipasi Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis
Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Bogor Hornbills Cetak Sejarah, Raih Gelar Juara IBL Pertama
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:57 WIB

Demi Wirausaha Berkualitas, Kementerian UMKM Perkuat Inkubator

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIB

Tom Cruise Bongkar Kelemahan AI di Dunia Film

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Jangan Coba-Coba! Pemerintah Siap Tindak Perusak Ekosistem Raja Ampat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Artis Revaldo Kembali Diciduk karena Narkoba, Polisi: Kami Akan Buru Pemasoknya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI, UMKM Binaan DKI Jakarta Berpartisipasi Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis

Berita Terbaru

Aktor Tom Cruise. (Foto: Instagram/tomcruise)

Infotainment

Tom Cruise Bongkar Kelemahan AI di Dunia Film

Rabu, 23 Sep 2026 - 20:35 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama perwakilan Kementerian Komdigi berdiskusi dengan CEO Roblox David Baszucki dan timnya di Silicon Valley, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026) waktu setempat. (Foto: HO-Kementerian Komunikasi dan Digital/pri)

Technology

Soal Aturan Pelindungan Anak, Menkomdigi Peringatkan CEO Roblox

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:46 WIB

Grup idola asal Indonesia no na. ANTARA/HO-88rising

Infotainment

No Na Perkenalkan Album Debut Bertajuk “Island Girl”

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:57 WIB