Perbasi Jatuhkan Sanksi 2 Tahun Siswa Pukul Lawan di Kompetisi Basket di Bogor

Avatar photo

- Penulis

Senin, 24 Februari 2025 - 09:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

InfoBeken.com, JAKARTA, – Perbasi jatuhkan sanksi 2 tahun kepada siswa RCS dari SMP Cibinong karena pukul lawan dalam Kompetisi Bola Basket antar sekolah di Bogor. Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono menegaskan tidak mentolerir kekerasan dan bullying di olahraga basket.

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) menjatuhkan sanksi lebih berat kepada siswa SMP di Cibinong karena terbukti melakukan pemukulan dan kekerasan kepada pemain lawan dalam pertandingan kompetisi antar sekolah di Kota Bogor.

Sanksi tersebut berupa larangan bertanding selama 2 tahun di seluruh wilayah Indonesia kepada RCS pelaku kekerasan fisik dalam kompetisi bola basket tingkat SMP di Bogor.

“Setelah melakukan investigasi mendalam terhadap seluruh rangkaian peristiwa, kami memutuskan untuk memberikan sanksi kepada RCS, siswa SMP Mardi Waluyo Cibinong, berupa larangan bertanding selama dua tahun di seluruh kompetisi basket nasional,” kata Ketua Umum Perbasi, Budisatrio Djiwandono, di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/2/2025).

Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono
Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono jatuhkan sanksi 2 tahun kepada siswa RCS dari SMP Cibinong karena pukul lawan dalam Kompetisi Bola Basket antar sekolah di Bogor.

Insiden pemukulan yang melibatkan seorang pemain SMP Cibinong kepada siswa SMP Bogor dalam kompetisi basket antar sekolah di Kota Bogor tersebut menjadi sorotan publik setelah video kejadian beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, tampak pemain SMP Cibinong berinisial RCS melakukan tindakan kekerasan terhadap lawannya AM, mulai dari menyikut, menjegal hingga menjatuhkan, bahkan memukul kepala lawan.

RCS, yang diketahui masih berusia 14 tahun dan duduk di kelas delapan, terlibat dalam insiden tersebut saat berlaga di ajang SDH Basketball Cup 2025 di Bogor.

Menurut Budi, hasil penyelidikan mengungkapkan wasit dan pengawas pertandingan telah bertindak sesuai prosedur dengan memberikan sanksi saat pertandingan berlangsung, yang berujung pada dikeluarkannya RCS dari lapangan. Namun, momen pemberian sanksi tersebut tidak terekam kamera.

 

Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono
Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono menegaskan tidak mentolerir kekerasan dan bullying di olahraga basket.

Perbasi menilai ofisial pertandingan dalam kompetisi basket di Bogor itu sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Setelah RCS dikeluarkan, pertandingan kembali berlangsung dengan lancar.

Budi menegaskan sanksi ini bertujuan untuk membina karakter pemain muda agar mengedepankan sportivitas dalam berolahraga.

“Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Semoga RCS dapat mengambil hikmah dari insiden ini. Tidak ada tempat untuk kekerasan dalam olahraga basket. Jika ingin bertarung secara fisik, ada cabang lain seperti MMA,” tegasnya.

Badan Legal, Etik Dan Disiplin DPP Perbasi  Fritz Edward Siregar
Badan Legal, Etik Dan Disiplin DPP Perbasi Fritz Edward Siregar mengungkapkan hukuman yang diberikan lebih berat dari rekomendasi Perbasi Kota Bogor yaitu 1 tahun.

Budisatrio juga menambahkan Perbasi berkomitmen menciptakan kompetisi yang aman bagi seluruh pelaku bola basket, baik pemain, wasit, maupun suporter.
Menurut Budi, insiden di kompetisi basket di Bogor tersebut menjadi pelajaran berharga dan momentum bagi Perbasi untuk meningkatkan pengelolaan pertandingan bola basket di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Candra Sugiartama – Ratih Kumala Dewi, Best Couple Runner Eastvarun di Merdeka Run 2026
Persija Fokus Pemusatan Latihan di Thailand
Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026
Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026
Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra
Team WRT 32 Jalani Hari Pertama dengan Lancar di Interlagos
Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor UNW Ungaran – Misi Revans Narendra
Pembagian Grup Piala Presiden 2026: Persib dan Arema Satu Grup, Persija Tantang Port FC
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:19 WIB

Candra Sugiartama – Ratih Kumala Dewi, Best Couple Runner Eastvarun di Merdeka Run 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Persija Fokus Pemusatan Latihan di Thailand

Senin, 20 Juli 2026 - 07:20 WIB

Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Servis Diprotes Lawan, Fajar/Fikri Tetap Fokus dan Menang di Japan Open 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42 WIB

Raih Lima Kemenangan, Diklat ISA U15 Tembus Semifinal Kanga Cup di Canberra

Berita Terbaru

Pasangan musisi Taylor Swift dan atlet American Football Travis Kelce. Instagram @taylorswift

Infotainment

Taylor Swift Pamer Gaya Rambut Terbaru

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:50 WIB

Perubahan logo Google Chrome dari masa ke masa. ANTARA/Ho/Google.

Technology

Google Percepat Siklus Update Chrome Demi Keamanan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:38 WIB

Grup idola NCT Wish. (Instagram @nctwish_official)

Infotainment

NCT Wish Kembali dengan Karya Musik Baru

Senin, 7 Sep 2026 - 19:41 WIB

Penyanyi Yura Yunita turut mengikuti koreografi video musiknya yang dikonsep seperti gerak teatrikal oleh koreografer Siko Setyanto dalam lagu "Pertiwi" yang dirilis di platform musik digital pada Rabu (2/9/2026). ANTARA/HO-Yura Yunita

Infotainment

Single Baru Yura Yunita Berjudul “Pertiwi” Resmi Dirilis

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:03 WIB