Program Terkeren Dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2025 - 09:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penerimaan murid baru tahun 2025 resmi berganti nama dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025. Foto : ist

Penerimaan murid baru tahun 2025 resmi berganti nama dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025. Foto : ist

Infobeken.com, Jakarta – Penerimaan murid baru tahun 2025 resmi berganti nama dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025.

SPMB 2025 akan dibuka lewat 4 jalur, yakni jalur domisili , jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur prestasi.

Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi di bidang akademik yaitu sains, teknologi, riset, inovasi, atau bidang akademik lainnya.  Selain itu siswa yang memiliki prestasi non-akademik seperti seni, budaya, bahasa, olahraga, atau bidang non-akademik lainnya juga bisa masuk. Prestasi akademik atau non-akademik merupakan prestasi yang diperoleh calon murid melalui kompetisi atau non-kompetisi.

Persentasenya paling sedikit 25 persen di jenjang SMP dan paling sedikit 30 persen di jenjang SMA.

”Jadi, misalnya, mereka yang aktif jadi pengurus OSIS, pengurus pramuka, atau yang lain-lain, itu nanti menjadi pertimbangan melalui jalur prestasi,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Ini yang akan menjadi perbedaan SPMB dan PPDB, antara lain:

  1. Tidak ada sistem zonasi

Pemerintah resmi mengganti jalur sistem zonasi pada PPDB dengan jalur domisili pada SPMB 2025.

Detail terkait jalur ini tertuang dalam peraturan menteri, namun sampai berita ini tayang peraturan tersebut belum bisa diakses publik.

  1. Persentase masing-masing jalur

Persentase masing-masing jalur antara PPDB dan SPMB akan berbeda dari sebelumnya.

  1. Perbedaan jalur prestasi

Pada jalur prestasi yang berbeda adalah adanya penambahan sistem penilaian dari yang sebelumnya hanya berdasarkan prestasi akademik dan non akademik seperti seni dan olahraga, namun nantinya akan ditambah dengan adanya penilaian berdasarkan kepemimpinan.

“Jadi misalnya mereka yang aktif pengurus Osis atau pengurus misalnya Pramuka atau yang lain-lain itu nanti menjadi pertimbangan melalui jalur prestasi,” ujar Prof. Mu’ti.

  1. Tambahan persentase penerimaan jalur afirmasi

Prof. Mu’ti juga menuturkan bahwa kuota penerimaan SPMB jalur afirmasi akan ditambah lebih besar dari sebelumnya. Namun peruntukannya tetap sama yakni untuk penyandang disabilitas dan siswa tidak mampu.

“Jalur afirmasi itu persentasenya kita tambah ya memang masih untuk dua kelompok, pertama adalah untuk penyandang disabilitas, kemudian yang kedua adalah untuk masyarakat atau murid yang berdasarkan keluarga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Prof. Mu’ti juga menegaskan, Presiden Prabowo Subianto sudah menyetujui konsep dari SPMB untuk menggantikan PPDB.

“Kami sampaikan bahwa perancangan ini sudah kami sampaikan kepada Bapak Presiden dan beliau menyatakan setuju dengan substansi dari usulan kami,” ucapnya.

Selanjutnya, Prof. Mu’ti juga berencana bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membahas soal SPMB ini dalam waktu dekat ini. (sat)

Follow WhatsApp Channel infobeken.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Dekade Zuci Studio, “Move, Grow & Glow” Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan
Kemkomdigi Ungkap Mayoritas Masyarakat Indonesia Tersentuh Praktik Scam
Guruh Soekarno Meninggal Dunia, Rano Karno: Bendera Partai Turun Setengah Tiang
Demi Wirausaha Berkualitas, Kementerian UMKM Perkuat Inkubator
Tom Cruise Bongkar Kelemahan AI di Dunia Film
Artis Revaldo Kembali Diciduk karena Narkoba, Polisi: Kami Akan Buru Pemasoknya
Puncak Haul Satu Abad Rahmi Hatta Digelar 5 September 2026 di GBK, Hadirkan Pagelaran Seni, Nikah Massal hingga Bazar UMKM
Profil Irjen Pol Awal Chairuddin, Perwira Akpol 1994 yang Kini Jabat Pejabat Utama Divisi Hukum Polri
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Satu Dekade Zuci Studio, “Move, Grow & Glow” Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan

Senin, 28 September 2026 - 19:41 WIB

Kemkomdigi Ungkap Mayoritas Masyarakat Indonesia Tersentuh Praktik Scam

Kamis, 24 September 2026 - 20:57 WIB

Demi Wirausaha Berkualitas, Kementerian UMKM Perkuat Inkubator

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIB

Tom Cruise Bongkar Kelemahan AI di Dunia Film

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Artis Revaldo Kembali Diciduk karena Narkoba, Polisi: Kami Akan Buru Pemasoknya

Berita Terbaru

Ilustrasi Youtube. Foto : ist

Technology

Strategi YouTube: Konten Orisinal Jadi Senjata di Shorts

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:23 WIB

Song Min-ho WINNER. (Foto: Tangkapan layar akun Instagram @realllllmino)

Infotainment

Kasus Lalaiwamil, Song Min-ho WINNER Divonis Penjara

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:42 WIB